Surah ‘Abasa Ayat 1-42 Arab, Latin, dan Artinya

By | Februari 14, 2018

Bacaan Surah ‘Abasa Ayat 1-42 Arab, Latin, dan Artinya.
Ini adalah surah yang ke-80, terdiri dari 42 ayat, terdapat pada juz ke-30 atau Juz ‘Amma dan termasuk kedalam golongan surah Makkiyyah karena turun di kota Mekah.

Surah ‘Abasa ini merupakan teguran dari Allah untuk baginda Rasul Muhammad saw.

Asbabun Nuzul
Aisyah meriwayatkan bahwa Allah menurunkan surah ‘Abasa berkenaan dengan Ibnu Ummi Maktum yang buta. Dia menemui Rasulullah lalu berkata, “Rasulullah, berilah aku bimbingan.” Saat itu, Rasulullah sedang menerima kunjungan para pemuka kaum musyrikin. Karena itu, Rasulullah mengabaikannya dan memerintahkan yang lain. Ibnu Ummi Maktum bertanya, “Apakah menurutmu perkataanku salah?” Beliau menjawab, “Tidak.” Kemudian turun surah ini sebagai teguran kepada Rasulullah. (HR Tirmidzi dan Al Hakim)

Al Hadits: ‘Abasa ayat 2
Hadits riwayat Barra’ r.a., dia berkata, “Ketika turun ayat,’Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak turut berperang)’ dengan orang yang berjihad di jalan Allah. ‘Rasulullah saw. lalu menyuruh Zaid hingga datanglah dia membawa catatan yang ditulisnya. Ibnu Ummu Maktum lalu mengadukan kepada Rasulullah saw. halangannya karena buta serta telah lanjut usia. Lalu, turunlah ayat berikut ini, ‘Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (tidak turut dalam berperang) yang tidak mempunyai uzur. (HR Muslim, 3516)

Baca juga
Surah sebelumnya: An Nazi’at
Surah setelahnya: At Takwir

َعَبَس
‘Abasa: Dia Berwajah Masam


عَبَسَ وَتَوَلَّىٰٓ ﴿عبس:١

‘abasa watawallaa

1. Dia (Muhammad) berwajah masam dan berpaling,


أَنْ جَآءَهُ الْأَعْمَىٰ ﴿عبس:٢

anjaa-ahul a’maa

2. karena seorang buta telah datang kepadanya (Abdullah bin Ummi Maktum).


وَمَا يُدْرِيْكَ لَعَلَّهٗ يَزَّكَّىٰٓ ﴿عبس:٣

wamaa yudriika la’allahuu yazzakkaa

3. Dan tahukah engkau (Muhammad) barangkali dia ingin menyucikan dirinya (dari dosa),


أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنْفَعَهُ الذِّكْرَىٰٓ ﴿عبس:٤

aw yadzdzakkaru fatangfa’ahudzdzikroo

4. atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, yang memberi manfaat kepadanya?


أَمَّا مَنِ اسْتَغْنَىٰ ﴿عبس:٥

ammaa manistaghnaa

5. Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup (pembesar-pembesar Quraisy),


فَأَنْتَ لَهٗ تَصَدَّىٰ ﴿عبس:٦

fa-anta lahuu tashoddaa

6. maka engkau (Muhammad) memberi perhatian kepadanya,


وَمَا عَلَيْكَ أَلَّا يَزَّكَّىٰ ﴿عبس:٧

wamaa ‘alaika allaa yazzakkaa

7. padahal tidak ada (cela) atasmu kalau dia tidak menyucikan diri (beriman).


وَأَمَّا مَنْ جَآءَكَ يَسْعَىٰ ﴿عبس:٨

wa-amma man jaa-aka yas’aa

8. Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),


وَهُوَ يَخْشَىٰ ﴿عبس:٩

wahuwa yakhsyaa

9. sedang dia takut (kepada Allah),


فَأَنْتَ عَنْهُ تَلَهَّىٰ ﴿عبس:١۰

fa-anta ‘anhu talahhaa

10. engkau (Muhammad) malah mengabaikannya.


كَلَّآ إِنَّهَا تَذْكِرَةٌ ﴿عبس:١١

kallaa innahaa tadzkiroh

11. Sekali-kali jangan (begitu)! Sungguh, (ajaran-ajaran Allah) itu suatu peringatan,


فَمَنْ شَآءَ ذَكَرَهٗ ﴿عبس:١٢

famangsyaa-a dzakaroh

12. maka barang siapa menghendaki, tentulah dia akan memperhatikannya,


فِى صُحُفٍ مُّكَرَّمَةٍ ﴿عبس:١٣

fii shuhufim mukarromah

13. di dalam Kitab-kitab yang dimuliakan (di sisi Allah),


مَّرْفُوْعَةٍ مُّطَهَّرَةٍۭ ﴿عبس:١٤

marfuu’atim muthohharoh

14. yang ditinggikan (dan) disucikan,


بِأَيْدِى سَفَرَةٍ ﴿عبس:١٥

bi-aydii safaroh

15. di tangan para utusan (malaikat),


كِرَامٍۭ بَرَرَةٍ ﴿عبس:١٦

kiroomimm baroroh

16. yang mulia lagi berbakti.


قُتِلَ الْإِنْسٰنُ مَآ أَكْفَرَهٗ ﴿عبس:١٧

qutilal ingsaanu maa akfaroh

17. Celakalah manusia! Alangkah kufurnya dia!


مِنْ أَىِّ شَىْءٍ خَلَقَهٗ ﴿عبس:١٨

min ayyi syai-in kholaqoh

18. Dari apakah Dia (Allah) menciptakannya?


مِن نُّطْفَةٍ خَلَقَهٗ فَقَدَّرَهُۥ ﴿عبس:١٩

min nuthfatin kholaqohuu faqoddaroh

19. Dari setetes mani, Dia menciptakannya lalu menentukannya.[1]


ثُمَّ السَّبِيلَ يَسَّرَهٗ ﴿عبس:٢۰

tsummas sabiila yassaroh

20. Kemudian jalannya dia mudahkan,[2]


ثُمَّ أَمَاتَهٗ فَأَقْبَرَهٗ ﴿عبس:٢١

tsumma amaatahuu fa-aqbaroh

21. kemudian Dia mematikannya lalu menguburkannya,


ثُمَّ إِذَا شَآءَ أَنْشَرَهٗ ﴿عبس:٢٢

tsumma idzaa syaa-a angsyaroh

22. kemudian jika Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.


كَلَّا لَمَّا يَقْضِ مَآ أَمَرَهٗ ﴿عبس:٢٣

kallaa lammaa yaqdhimaa amaroh

23. Sekali-kali jangan (begitu)! Dia (manusia) itu belum melaksanakan apa yang Dia (Allah) perintahkan kepadanya.


فَلْيَنْظُرِ الْإِنْسٰنُ إِلَىٰ طَعَامِهِۦٓ ﴿عبس:٢٤

fal yangdzuril ingsaanu ilaa tho’aamih

24. Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya,


أَنَّا صَبَبْنَا الْمَآءَ صَبًّا ﴿عبس:٢٥

annaa shobabnal maa-a shobbaa

25. Kamilah yang telah mencurahkan air melimpah (dari langit),


ثُمَّ شَقَقْنَا الْأَرْضَ شَقًّا ﴿عبس:٢٦

tsumma syaqoqnal ardho syaqqoo

26. kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,


فَأَنۢبَتْنَا فِيْهَا حَبًّا ﴿عبس:٢٧

fa-ambatnaa fiihaa habbaa

27. lalu disana Kami tumbukan biji-bijian,


وَعِنَبًا وَقَضْبًا ﴿عبس:٢٨

wa’inabaw waqobbaa

28. dan anggur dan sayur-sayuran,


وَزَيْتُوْنًا وَنَخْلًا ﴿عبس:٢٩

wazaituunaw wanakhlaa

29. dan zaitun dan pohon kurma,


وَحَدَآئِقَ غُلْبًا ﴿عبس:٣۰

wahadaa-iqo ghulbaa

30. dan kebun-kebun (yang) rindang,


وَفٰكِهَةً وَأَبًّا ﴿عبس:٣١

wafaakihatuw wa-abbaa

31. dan buah-buahan serta rerumputan.


مَّتٰعًا لَّكُمْ وَلِأَنْعٰمِكُمْ ﴿عبس:٣٢

mataa-‘al lakum wali-an’aamikum

32. (Semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk hewan-hewan ternakmu.


فَإِذَا جَآءَتِ الصَّآخَّةُ ﴿عبس:٣٣

fa-idzaa jaa-atishshookhoh

33. Maka apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua),


يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيْهِ ﴿عبس:٣٤

yauma yafirrul mar’u min akhiir

34. pada hari itu manusia lari dari saudaranya,


وَأُمِّهٖۦ وَأَبِيْهِ ﴿عبس:٣٥

wa-ummihii wa-abiih

35. dan dari ibu dan bapaknya,


وَصٰحِبَتِهٖۦ وَبَنِيْهِ ﴿عبس:٣٦

washoohibatihii wabaniih

36. dan dari istri dan anak-anaknya.


لِكُلِّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيْهِ ﴿عبس:٣٧

likullimri-imm minhum yauma-idzin sya’nun yughniih

37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.


وُجُوْهٌ يَوْمَئِذٍ مُّسْفِرَةٌ ﴿عبس:٣٨

wujuuhuyyauma-idzimm musfiroh

38. Pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri,


ضَاحِكَةٌ مُّسْتَبْشِرَةٌ ﴿عبس:٣٩

dhoohikatum mustabsyiroh

39. tertawa dan gembira ria,


وَوُجُوْهٌ يَوْمَئِذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌ ﴿عبس:٤۰

wawujuuhuy yauma-idzin ‘alaihaa ghobaroh

40. dan pada hari itu ada (pula) wajah-wajah yang tertutup debu (suram),


تَرْهَقُهَا قَتَرَةٌ ﴿عبس:٤١

tarhaquwaa qodaroh

41. tertutup oleh kegelapan (ditimpa kehinaan dan kesusahan).


أُولٰٓئِكَ هُمُ الْكَفَرَةُ الْفَجَرَةُ ﴿عبس:٤٢

ulaa-ika humulkafarotul fajaroh

42. Mereka itulah orang-orang kafir yang durhaka.


Video Murottal Surah ‘Abasa



[1] Menentukan fase-fase kejadiannya, umurnya, rezekinya, dan nasibnya.
[2] Memudahkan kelahirannya atau memberi persediaan kepadanya untuk menjalani jalan yang benar atau jalan yang sesat.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *