Surah At Tariq Ayat 1-17 Arab, Latin, dan Artinya

By | Februari 3, 2018

Bacaan Surah At Tariq Ayat 1-17 Arab, Latin, dan Artinya
Ini adalah surah yang ke-86, terdiri dari 17 ayat, terdapat pada juz ke-30 atau Juz ‘Amma dan termasuk kedalam golongan surah Makkiyyah karena turun di kota Mekah.

Asbabun Nuzul
Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Ikrimah. Dia berkata, “Pada saat salah seorang kafir, Abul Asyad bin Kaldah berkata seraya berdiri di atas alat kulit, “Wahai kaum Quraisy, siapa yang bisa menyingkirkanku, dia akan mendapatkan hadiah. Ketahuilah, sesungguhnya Muhammad menyangka bahwa penjaga Jahanam berjumlah sembilan belas malaikat. Aku sendiri akan mencegah sepuluh penjaga untuk kalian dan sisanya yang sembilan kalian yang mencegah.” (Lubanun Nuqul: 210)

Baca juga
Surah sebelumnya: Al Buruj
Surah setelahnya: Al A’la

الطَّارِق
At Tariq: Yang Datang Pada Malam Hari


وَالسَّمَآءِ وَالطَّارِقِ ﴿الطارق:١

wassamaa-i wath thooriq

1. Demi langit dan yang datang pada malam hari.


وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا الطَّارِقُ ﴿الطارق:٢

wamaa adrooka math thooriq

2. Dan tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?


النَّجْمُ الثَّاقِبُ ﴿الطارق:٣

annajmust tsaaqib

3. (Yaitu) bintang yang bersinar tajam,


إِنْ كُلُّ نَفْسٍ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ ﴿الطارق:٤

ingkullu nafsil lammaa ‘alaihaa haafidz

4. setiap orang pasti ada penjaganya


فَلْيَنْظُرِ الْإِنْسٰنُ مِمَّ خُلِقَ ﴿الطارق:٥

falyangdzuril ingsaanu mimma khuliq

5. Maka hendaklah manusia memerhatikan dari apa dia diciptakan.


خُلِقَ مِنْ مَّآءٍ دَافِقٍ ﴿الطارق:٦

khuliqo mim maa-ing daafiq

6. Dia diciptakan dari air (mani) yang terpancar,


يَخْرُجُ مِنْ بَيْنِ الصُّلْبِ وَالتَّرَآئِبِ ﴿الطارق:٧

yakhruju mim bainish shulbi wat taroo-ib

7. yang keluar dari antara tulang punggung (sulbi) dan tulang dada.


إِنَّهٗ عَلَىٰ رَجْعِهِۦ لَقَادِرٌ ﴿الطارق:٨

innahuu ‘alaa roj’ihii laqoodir

8. Sungguh, Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup setelah mati).


يَوْمَ تُبْلَى السَّرَآئِرُ ﴿الطارق:٩

yauma tublas saroo-ir

9. Pada hari ditampakkan segala rahasia,


فَمَا لَهٗ مِنْ قُوَّةٍ وَلَا نَاصِرٍ ﴿الطارق:١۰

famaa lahhuu ming quwwatiw walaa naashir

10. maka manusia tidak lagi mempunyai suatu kekuatan dan tidak (pula) ada penolong.


وَالسَّمَآءِ ذَاتِ الرَّجْعِ ﴿الطارق:١١

wassamaa-i dzaatir roj’

11. Demi langit yang mengandung hujan,[1]


وَالْأَرْضِ ذَاتِ الصَّدْعِ ﴿الطارق:١٢

wal ardhi dzaatish shod’

12. dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,


إِنَّهٗ لَقَوْلٌ فَصْلٌ ﴿الطارق:١٣

innahuu laqoulung fashl

13. sungguh, (Al Qur’an) itu benar-benar firman pemisah (antara yang hak dan yang batil)


وَمَا هُوَ بِالْهَزْلِ ﴿الطارق:١٤

wamaa huwa bil hazl

14. dan (Al Qur’an) itu bukanlah sendagurauan.


إِنَّهُمْ يَكِيْدُوْنَ كَيْدًا ﴿الطارق:١٥

innahum yakiiduuna kaidaa

15. Sungguh, mereka (orang kafir) merencanakan tipu daya yang jahat,


وَأَكِيْدُ كَيْدًا ﴿الطارق:١٦

wa-akiidu kaidaa

16. dan Aku pun membuat rencana (tipu daya) yang jitu.


فَمَهِّلِ الْكٰفِرِيْنَ أَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًۢا ﴿الطارق:١٧

famahhilil kaafiriina amhilhum ruwaidaa

17. Karena itu berilah penangguhan kepada orang-kafir. Berilah mereka kesempatan untuk sementara waktu.


Video Murottal Surah At Tariq



[1] Raj’i berarti kembali berputar. Hujan dinamakan raj’i dalam ayat ini karena hujan itu berasal dari uap yang naik dari bumi ke udara, kemudian turun ke bumi, kemudian kembali ke atas, dan dari atas kembali ke bumi, dan begitulah seterusnya.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *